Kamis, 28 Maret 2013

Menelisik Rahasia Filsafat Kejawen Bag 14 ( selesai )

Pantaskah Kita Memohon?

Rahayu....! Menimba dari pengalaman para pelaku Jendra, ada sebuah rumusan do'a atau permohonan yang dapat menghasilkan pioritas serta memberikan hasil akhir yang menggembirakan, apabila isi dari do'a atau permohonan kita berharap agar kita diberi kesadaran diri, kemampuan, kekuatan dan kemudahan ( bhs Jawa : anom ) didalam melakukan sinergisme dan harmonisasi dengan jagad raya dan seisinya, atau beramal kebaikan kepada seluruh makhluk sebagai upaya menghayati konsep ketuhanan atau netepi titahing Gusti, maka itulah permohonan yang menduduki ranking pertama paling pantas dan yang ideal dilakukan manusia kepada sang Pencipta. Maka do'a atau permohonan-permohonan yang lainnya menduduki ranking berikutnya.


Titik Temu Rasio dan Spirit

        Untuk itu tugas manusia adalah mampu nggayuh kawijcaksananing Gusti. Mampu memahami apa yang menjadi kehendak alam atau kehendak Tuhan. Dengan berbagai cara yang ditempuh misalnya olah rasa atau olah batin, yakni mengolah kepekaan indera kita yang keenam. Lalu membuka wawasan pikir seluas-luasnya dengan mempelajari berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Sebab ilmu pengetahuan akan menjadi tiang penyangga agama. Sebaliknya kesadaran spiritual akan menuntun ilmu pengetahuan bekerja sinergis dan harmonis dalam koridor hukum alam. Target utamanya adalah terbukanya kesadaran rahsa sejati yang menyempurnakan kesadaran rasio ataupun akal-budi, inilah yae menjadi estetika, filsafat serta budaya manembah orang-orang Jawa...Nuwun... Rahayu....! ( Ki Budi Siswanto )



Tidak ada komentar: